A Monster Calls – Patrick Ness a.k.a Buku yang Harus Dibaca Segala Manusia dalam Rangka Menyelamatkan Diri Mereka Sendiri

12518906A Monster Calls – Patrick Ness

Candlewick Press – 2011
Ebook
English
224 pages
Fantasy
gr

 

 

synopsis
The monster showed up after midnight. As they do.

But it isn’t the monster Conor’s been expecting. He’s been expecting the one from his nightmare, the one he’s had nearly every night since his mother started her treatments, the one with the darkness and the wind and the screaming…

This monster is something different, though. Something ancient, something wild. And it wants the most dangerous thing of all from Conor.

It wants the truth.

thought

Buku pertama di tahun 2017 yang amat sangat menguras hati sekali sampai di titik aku perlu tidak melakukan apapun selama seharian dan mulai menata ulang pikiran dan mempertanyakan segalanya dan tidak belajar padahal sudah W-2 Ujian Nasional. Dan sialnya keadaan seperti itu ternyata harus berlanjut sampai tiga hari selanjutnya. Lalu menangis lagi karena menangisi menyia-nyiakan waktu menangisi buku. HAHAHAHHACRYING A BENGAWAN SOLO RIVER.

Connor O’Malley, anak laki-laki 13 tahun yang kesepian karena terisolasi dari lingkungan dan pergaulannya semenjak teman-temannya tahu ibunya menderita kanker (yang inginnya kupeluk dan kubikinkan coklat panas dan kusuapi martabak). Ia tinggal di sebuah kota kecil di Inggris bersama sang ibu. Sedangakan ayahnya tinggal di US bersama keluarga barunya.

Suatu malam monster yang bangun dari pohon Yew di bukit di belakang pekarangan rumahnya mendatanginnya. Monster itu datang dengan tujuan menyembuhkan Connor. Tapi Connor bersikeras kalau ibunya yang sakit dan perlu disembuhkan, bukannya dia. Padahal sang monster membicarakan hal sama sekali lain.

A Monster Call berbeda sekali dengan buku-buku Patrick Ness lain yang umumnya bergenre contemporary, sohibnya John Green memang, secara harfiah. Premis dan karakter cerita ini sebenarnya milik Siobhan Dowd. Ia tidak sempat menulis karena telah kalah oleh kanker dan Patrick Ness diminta buat mengembangkannya dan dia melakukannya dengan AMAT SANGAT BAIK SEKALI HUWA.

Buku ini semacam memberi kesan angst berat, apalagi dengan kover gelap dan ilustrasi hitam putih (walaupun aku belum membaca illustrated edition-nya), padahal menurutku, sarkasnya Connor dan kisah-kisah yang diceritakan Sir monster, disamping menjadi bagain utama plot itu sendiri, sangat menghibur. Aku sebenarnya suka sekali dengan Sir monster, sepertinya dia bakal menjadi teman curhat yang menyenangkan (tapi sayangnya akan agak susah untuk dipeluk?).

Aku tidak memaksa kalian untuk membaca buku ini tapi kalian harus membaca buku ini. Dia akan meremuk-remuk hati kalian dengan cara yang sangat cantik. Bahwa ada hal-hal penting yang kita habiskan banyak energi untuk mengurusinya yang sebenarnya tidak penting dan ada hal-hal remeh yang sebenarnya begitu penting, bahwa semuanya tidak sesederhana kelihatannya dan sekaligus menyampaikannya dengan cara sederhana.

Tolong baca ini dan selamatkan diri kalian:))

toss

Bolehkah aku mencantumkan setiap kalimat di buku ini saja?

lead_9602
maaf untuk ketidak-HD-annya

Oke, aku tahu itu bukan ‘one sentence‘ tapi mau bagimana lagi? :((

5 star(5 bintang) dan ketakhinggaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s